SAP  (System Aplication and Product in data processing) merupakan salah satu produk ERP yang berasal dari jerman. SAP mulai dikenal di indonesia sejak tahun 1996 dimana perusahaan pertama yang menggunakan SAP secara besar-besaran diantaranya adalah Astra International. ERP (Entreprice Resource Planning) memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah perusahaan. ERP mampu menjadikan proses bisnis yang bersifat manual menjadi otomatis. ERP yang di artikan sebagai perencanaan sumber daya perusahaan adalah sebuah sistem informasi yang berfungsi untuk mengautomasikan serta mengintegrasikan proses bisnis yang ada di perusahaan, mulai dari level operasi, finansial maupun sumber daya manusia.Keuntungan yang di dapatkan dari implementasi ERP diantaranya sbb:

  1. Efektifitas waktu
  2. Penghematan sumber daya manusia
  3. Penghematan biaya
  4. keakuratan data
  5. fungsi kontrol perusahaan

Modul-Modul di SAP

SAP terdiri dari modul-modul aplikasi sebagai berikut :

o SD-Sales & Distribution: membantu meningkatkan efisiensi kegiatan operasional berkaitan dengan proses pengelolaan customer order (proses sales, shipping dan billing)

o MM-Materials Management: membantu menjalankan proses pembelian (procurement) dan pengelolaan inventory

o PP-Production Planning: membantu proses perencanaan dan kontrol daripada kegiatan produksi (manufacturing) suatu perusahaan.

o QM-Quality Management: membantu men-cek kualitas proses-proses di keseluruhan rantai logistik

o PM-Plant Maintenance: suatu solusi untuk proses administrasi dan perbaikan sistem secara teknis

o HR-Human Resources Management: mengintegrasikan proses-proses HR mulai dari aplikasi pendaftaran, administrasi pegawai, management waktu, pembiayaan untuk perjalanan, sampai ke proses pembayaran gaji pegawai

o FI-Financial Accounting: Mencakup standard accounting cash management (treasury), general ledger dan konsolidasi untuk tujuan financial reporting.

o CO-Controlling: Mencakup cost accounting, mulai dari cost center accounting, cost element accounting, dan analisa profitabilitas

o AM-Asset Management: Membantu pengelolaan atas keseluruhan fixed assets, meliputi proses asset accounting tradisional dan technical assets management, sampai ke investment controlling

o PS-Project System: Mengintegrasikan keseluruhan proses perencanaan project, pengerjaan dan kontrol

 

Dampak Integrasi

Dengan mengimplementasikan SAP di suatu organisasi akan mengintegrasikan sistem yang berakibat:

  • Perubahan yang dilakukan pada satu modul secara otomatis akan mengupdate modul yang lainnya bila informasi yang dirubah berkaitan dengan modul tersebut. Data akan terupdate secara langsung begitu user menginput data ke dalam sistem. Hal ini yang dikenal dengan istilah “real-time processing
  • Integrasi secara sistem bisa terjadi dengan syarat bahwa seluruh perusahaan harus menggunakan satu sumber data yang sama, baik untuk data customer, data product maupun data vendor.
  • Transparansi data – Semua user yang mempunyai akses ke sistem akan dapat melihat semua informasi yang paling up-to-date setiap saat diperlukan walaupun informasi tersebut di-input oleh user lainpun.

 

Parameter Integrasi

Suatu karakteristik utama yang menandakan suksesnya integrasi informasi dalam suatu perusahaan adalah bahwa segala informasi hanya perlu di input satu kali saja pada sistem.

Sistem SAP memungkinkan hal ini terjadi dengan mentransfer/mengcopy informasi yang sudah di-input pada satu dokumen ke dokumen lainnya sehingga mengurangi pekerjaan input data dan sekaligus mengupdate semua dokumen yang berkaitan dengan rangkaian proses tertentu.

 

Data di SAP

Tipe data yang terdapat dalam sistem SAP:

1. Data Transaksi

• Data yang digunakan untuk melakukan transaksi di SAP, contoh: membuat purchase order

• Setiap transaksi akan tersimpan di dalam satu dokumen tertentu

 

2. Master Data

• Data utama yang harus dibuat dengan benar supaya transaksi bisa dilakukan, contoh: material master, vendor master, customer master

• Master data tersimpan secara terpusat dan digunakan oleh seluruh modul aplikasi dalam sistem SAP

 

Proses Bisnis dan Fungsi dalam SAP

Sistem SAP dikembangkan dengan tujuan untuk mengintegrasikan keseluruhan rangkaian proses bisnis yang terdapat pada suatu organisasi.

Dalam suatu organisasi, misalnya perusahaan manufacturing, ini berarti integrasi keseluruhan proses supply chain – mulai dari supplier sampai dengan customer – dalam suatu rangkaian proses yang saling berbagi informasi.

Berikut akan diuraikan secara garis besar mengenai proses-proses bisnis yang berlaku pada suatu organisasi manufacturing meliputi :

  1. Rangkaian proses end-to-end
  2. Proses Procurement to Payment
  3. Proses Order to Cash
  4. Proses Inventory/Warehouse Management
  5. Proses Plan & Manage Enterprise (FI/CO)

Sumber :

http://zamioneey.blogspot.com/2011/01/belajar-sap-yuuk_07.html

http://rahmaekaputri.blogspot.com/2009/11/mengenal-sap-1.html